Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Juli, 2008

Beberapa minggu yang lalu melalui detikinet saya membaca bahwa beberapa parpol mulai mendekati operator seluler supaya dapat berkampanye melalui SMS. Saya langsung mbatin “WTF! Makin aneh saja Indonesia ini.”

Makin terperangah dengan berita terbaru detikinet :

Link

Jakarta – Parpol sudah dibolehkan untuk melakukan kampanye via SMS alias pesan singkat. Namun, ada syarat-syarat yang harus dipenuhi. Apa saja syarat-syarat itu?

Heru
Sutadi, Anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI),
mengatakan bahwa parpol peserta Pemilu 2009 sudah diperbolehkan
melakukan kampanye via SMS. Hal itu disepakati dalam pertemuan antara
BRTI dengan Komisi Pemilihan Umum.

Namun, Heru menegaskan, ada
lima syarat yang harus dipenuhi jika hendak berkampanye lewat SMS.
Berikut adalah syarat-syarat tersebut seperti dituturkannya pada detikINET,

  1. Kampanye harus mengikuti tata aturan kampanye sesuai Undang-Undang No. 10/2008 tentang Pemilu.
  2. Operator
    wajib menjaga kerahasiaan data pengguna ponsel sehingga baik parpol,
    capres, cawapres dan calon anggota DPD tidak boleh melakukan push sms ke semua pelanggan. Melainkan hanya ke konstituen atau simpatisan yang terdaftar.
  3. Operator harus adil memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh parpol dan calonnya
  4. Kerjasama
    dengan parpol atau capres/cawapres dan calon anggota DPD harus
    dilakukan dengan pelaksana kampanye yang terdaftar di KPU.
  5. Untuk menjaga kualitas layanan, frekuensi pengiriman akan dibatasi

Opini saya :

Point 1 : Tidak ada komentar. Lha memang kampanye harus menaati UU 10/2008 kan?

Point 2 : Dengan adanya peraturan mengenai wajib regristasi nomer seluler, setiap operator tentunya memegang data jutaan pelanggannya dan data itu wajib dijaga kerahasiaannya (kecuali mungkin untuk kasus-kasus krimina). Dan lagi, bagaimana cara membedakan pelanggan A adalah simpatisan partai X dan pelanggan B adalah simpatisan partai Y? Bagaimana jika C bukan simpatisan/konstituen parpol apapun? Apakah akan ada survey tentang ini? Dalam konteks e-mail setiap pesan masuk yang tidak diinginkan dapat dianggap spam dan ini ada peraturan tersendiri.

Point 3 : Maksudnya adil bagaimana? Setiap parpol pasti membayar untuk fasilitas ini. Atau ada insentif buat parpol tertentu?

Point 4 : Siapa pelaksananya?

Point 5 : Misalnya dibatasi satu SMS per parpol per hari, maka dalam satu hari ada 34 SMS yang masuk dan seminggu ada 7×34=328 SMS yang masuk. Belum termasuk SMS untuk kepentingan pribadi. WOW! Bayangkan repotnya menghapus SMS yang masuk.

Seperti e-mail, sms juga sesuatu yang sifatnya intrusif. Berlawanan dengan media kampanye konvensional seperti TV, koran atau kampaye di panggung yang dengan mudah saya cuekin, setiap SMS akan masuk ke telepon seluler tanpa adanya filter (sms filtering anyone?). Untuk e-mail, saya dengan mudah memasang aplikasi pemblok mass email, spamassasin atau filter by sender. Untuk sms pada telepon seluler saya rasa (dan sependek yang saya tahu) belum ada aplikasinya.

Kampanye memang dapat dimanfaatkan sebagai tambang uang. Operator tentu mendapat keuntungan besar dalam layanan ini. Sebaiknya regulasi ini dibatalkan saja karena tidak bermanfaat bagi masyarakat Indonesia.

SPAM : the message is is unsolicited and sent in bulk!

Iklan

Read Full Post »

Sebagai pengganti telepon selular C75 yang sudah rusak berat, saya membeli Sony Ericsson W660i (with many many thanks to her).
Tampilannya seperti ini :


Selain sebagai telepon seluler, fungsi utama lainnya adalah Walkman, aplikasi untuk memutar file-file audio. Format audio yang didukung adalah mp3, wma, aac, aac+ dan eaac+. Lumayan untuk meredam deru bus kota jurusan 41A.

Ternyata telepon seluler ini dapat “berkawan” dengan GNU/Linux dengan mudah. Ketika menancapkan kabel USB (termasuk dalam paket) ke komputer, pada telepon akan ada pilihan File Transfer atau Phone Mode. Pilih File Transfer maka beberapa detik kemudian, Nautilus akan menampilkan daftar file yang terdapat pada memory card. Oya, saya memakai Fedora 8 dan GNOME untuk operasionalnya. Urusan kopi-paste file jadi mudah. Setelah selesai urusan kopi-mengkopi, klik kanan ikon memory card dan pilih Unmount.

Jika memilih Phone Mode maka ada beberapa hal yang dapat dilakukan seperti sinkronisasi waktu, kalender, address book dan lain-lain. Pada post ini saya memakai Wammu.

Pastikan keluaran lsusb dan dmesg seperti di bawah ini :
#lsusb
Bus 001 Device 001: ID 0000:0000
Bus 005 Device 001: ID 0000:0000
Bus 002 Device 005: ID 0fce:d0a3 Sony Ericsson Mobile Communications AB
Bus 002 Device 001: ID 0000:0000
Bus 003 Device 001: ID 0000:0000
#dmesg

usb 1-2: new high speed USB device using ehci_hcd and address 4
usb 2-2: new full speed USB device using uhci_hcd and address 4
usb 2-2: configuration #3 chosen from 1 choice
cdc_acm 2-2:3.1: ttyACM0: USB ACM device
cdc_acm 2-2:3.3: ttyACM1: USB ACM device

#_

Start Wammu. Application – Accessories – Wammu. Jika belum ada profil maka wizard akan muncul.

Next

Pilih guided configuration (paling mudah). Next!

Koneksi memakai kabel USB, jadi pilih USB Cable. Next!

Pilih Sony Ericsson. Next!

Sony Ericcson W660i memakai AT Based Connection. Next!

Next saja…

Phone port yang dipakai adalah : /dev/ttyACM0. Next

Wammu akan melakukan test koneksi pada telepon. Jika gagal (Failed) maka ada pesan kesalahan mengapa gagal. Jika berhasil, yang tampil adalah :

W660i berhasil dikenal! Beri nama untuk koneksi ini. Klik Finish.

Pada layar Wammu pilih Phone – Connect.

Wammu akan melakukan koneksi ke telepon. Setelah berhasil dihubungkan, untuk mendownload Contact, Address Book atau SMS klik Retrieve. Hal lain yang dapat dilakukan adalah mengirim pesan (mengetik pesan lewat keyboard PC lebih enak daripada keypad), backup pesan, backup contact dan lain-lain.

Rujukan :

1. Wammu main site
2. Gammu (backend wammu)
3. Wammu wiki
4. Device yang disupport

Read Full Post »

My Dear Country

‘Twas Halloween and the ghosts were out,
And everywhere they’d go, they shout,
And though I covered my eyes I knew,
They’d go away.

But fear’s the only thing I saw,
And three days later ’twas clear to all,
That nothing is as scary as election day.

But the day after is darker,
And darker and darker it goes,
Who knows, maybe the plans will change,
Who knows, maybe he’s not deranged.

The news men know what they know, but they,
Know even less than what they say,
And I don’t know who I can trust,
For they come what may.

’cause we believed in our candidate,
But even more it’s the one we hate,
I needed someone I could shake,
On election day.

But the day after is darker,
And deeper and deeper we go,
Who knows, maybe it’s all a dream,
Who knows if I’ll wake up and scream.

I love the things that you’ve given me,
I cherish you my dear country,
But sometimes I don’t understand,
The way we play.

I love the things that you’ve given me,
And most of all that I am free,
To have a song that I can sing,
On election day.

Lyrics and Song by Norah Jones (From Album Not Too Late)

Read Full Post »