Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Maret, 2007

Skrinsyut

Skrinshot 20/03/2007


Fedora Core 5 + GNOME + Gdesklet Starterbar
Skin XMMS pakai Almond XMMS

powered by performancing firefox

Iklan

Read Full Post »

Netkit Part Deux

Menyambung tulisan Netkit (link…), setelah mendownload paket-paket netkit 2.4 yaitu :
netkit-2.4.tar.bz2 (944 kB)
netkit-kernel-K2.2.tar.bz2 (3.0 MB)
netkit-filesystem-F2.2.tar.bz2 (115 MB ouch!)

Ekstrak paket-paket tersebut ke direktori (sebut saja netkit2) lalu jalankan skrip check_configuration.sh. Ikuti langkah-langkah yang diberikan oleh skrip tersebut sampai tidak ada error yang terdeteksi.

Contoh sederhana yang dapat dilakukan oleh netkit (diambil dari contoh netkit ini).

Misalnya ada dua unit komputer pc1 dan pc2 yang masing-masing mempunyai kartu jaringan eth0 yang terhubung ke collision domain 0 (bayangkan saja itu hub).

Untuk memulai pc1 :

vstart pc1 –eth0=0

Untuk memulai pc2 :

vstart pc2 –eth0=0

Keterangan : – vstart memulai virtual machine
– pc1 dan pc2 adalah argumen untuk komputer virtual kita (dapat diganti)
– eth0 adalah kartu jaringan pertama pada komputer virtual (dapat lebih dari 1)
– 0 adalah collision domain (bayangkan saja seperti hub)

Maka pc1 dan pc2 akan diinisiasi. Tunggu sampai bash shell keluar lalu konfigurasi alamat ip pada kedua komputer virtual.

pada pc1 :

[pc1]#ifconfig eth0 10.0.0.1 netmask 255.255.255.0 broadcast 10.0.0.255 up

pada pc2 :

[pc2]#ifconfig eth0 10.0.0.2 netmask 255.255.255.0 broadcast 10.0.0.255 up

Maka secara virtual pc1 dan pc2 merupakan jaringan komputer yang saling terhubung.
Untuk menguji hubungan digunakan perintah ping misalnya :

pc1]# ping 10.0.0.2
PING 10.0.0.2 (10.0.0.2) 56(84) bytes of data.
64 bytes from 10.0.0.2: icmp_seq=1 ttl=64 time=2.65 ms
64 bytes from 10.0.0.2: icmp_seq=2 ttl=64 time=0.357 ms
64 bytes from 10.0.0.2: icmp_seq=3 ttl=64 time=0.380 ms
64 bytes from 10.0.0.2: icmp_seq=4 ttl=64 time=0.349 ms
64 bytes from 10.0.0.2: icmp_seq=5 ttl=64 time=0.348 ms
— 10.0.0.2 ping statistics —
5 packets transmitted, 5 received, 0% packet loss, time 4078ms
rtt min/avg/max/mdev = 0.348/0.818/2.656/0.919 ms
[pc1]#

Dengan pemakaian netkit, belajar jaringan komputer bukanlah sesuatu yang mahal. Misalnya pada partikum jaringan komputer, asisten dapat langsung memberi instruksi kepada praktikan untuk masing-masing membuat jaringan komputer dengan 12 pc yang terbagi menjadi 2 vlan. Tidak perlu 12 pc dan 1 hub/switch untuk masing-masing praktikan. Cukup 1 pc saja yang terinstall linux dan netkit. Selamat mencoba.

powered by performancing firefox

Read Full Post »

Komputer saya bersenjatakan chipset NForce 1 pada northbridge dan NForce MCP-D di southbridge. Di Windows XP kemampuan chipset tersebut lumayan tinggi karena mendukung Dolby Digital 5.1 channel. Dengan 4 speaker dan 1 subwoofer, suara yang dihasilkan lumayan bagus (bagi telinga saya, nggak tahu bagi pemilik telinga “emas”).
Masalahnya pada Linux, driver opensource snd_intel8x0 walaupun sukses mendeteksi soundcard dan mengeluarkan suara, tidak maksimal kinerjanya. Suara yang dihasilkan tidak sebagus di Windows XP dan tidak mendukung hardware mixing.

Nvidia sebagai produsen chipset NForce telah mengeluarkan driver closed-source bagi produknya ini. Sayang, saat ini driver tersebut tidak didukung lagi (sejak akhir 2005). Pada halaman drivernya, pengguna chipset Nforce disarankan menggunakan driver snd_intel8x0.

Saya telah mencoba mengkompilasi driver dari Nvidia tetapi kurang sukses karena error (yang aneh bagi saya). Setelah mendapat halaman ini (http://ubuntuforums.org/showthread.php?t=253725) dari forum Ubuntu, driver nforce dapat dikompilasi dan berfungsi dengan baik sepeti di Windows.
Langkah-langkahnya :

1. instal kernel-devel dan development tools standar (gcc, make dsb)

2. download driver dari sini http://download.nvidia.com/XFree86/nforce/1.0-0310/NFORCE-Linux-x86-1.0-0310-pkg1.run

3. ekstrak driver tsb dengan :

$sh NFORCE-Linux-x86-1.0-0310-pkg1.run -x

Perintah tersebut akan membuat direktori NFORCE-Linux-x86-1.0-0310-pkg1 di home

4. cari baris ke 2191 dari file nvmain.c di direktori nvsound/main/
Ubah :

MODULE_PARM(vapu_enable, “i”);

menjadi :

module_param(vapu_enable, int, 0444);

5. Beri tanda # di depan baris 51 dan 53-60 dari file Makefile.kbuild sehingga menjadi :

# Figure out how many args remap_page_ranges() wants or new remap call
        #    ifeq ($(shell sh $(src)/conftest.sh “$(CC)” “$(KERNEL_SOURCES)” “$(KERNEL_OUTPUT)” remap_pfn_range), 1)
        EXTRA_CFLAGS += -DNV_REMAP_PFN_RANGE_PRESENT
        #else
        #  REMAP_PAGE_RANGE := $(shell sh $(src)/conftest.sh “$(CC)” “$(KERNEL_SOURCES)” “$(KERNEL_OUTPUT)” remap_page_range)
        #
        #  ifeq ($(REMAP_PAGE_RANGE),5)
        #   EXTRA_CFLAGS += -DREMAP_NEW
        #  endif
        #
        #endif

6. sebagai root eksekusi installer driver :

#./nforce_installer

Ikuti langkah-langkah yang diberikan oleh installer.
7. Edit file modprobe.conf. Hilangkan SEMUA baris yang mengandung snd_intel8x0.
8. Tambahkan baris alias sound-slot-0 nvsound
9. Reboot.

Untuk mengontrol suara dipakai aplikasi nvmixer yang disertakan bersama dengan driver. Kekurangan memakai driver ini adalah selain dengan nvmixer, pengontrolan volume aplikasi lain tidak berfungsi. Kekurangan lain adalah settingan akan hilang ketika reboot. Solusinya adalah menyimpan parameter dari nvmixer dengan perintah :

nvmix-reg -f /etc/nvmixrc -S >/dev/null 2>&1

Lalu tambahkan baris berikut ke file /etc/bashrc atau /etc/rc.local (jangan keduanya)

nvmix-reg -f /etc/nvmixrc -L >/dev/null 2>&1

Maka ketika reboot, parameter nvmixer akan tetap disimpan.

powered by performancing firefox

Read Full Post »

Somasi

Menurut berita ini di detikdotcom tanggal 1 Maret kemarin dikabarkan bahwa Menteri Kominfo berencana mensomasi tayangan Newsdotcom Republik Mimpi.
Acara tersebut ditayangkan di MetroTV setiap hari Minggu jam 21.30. Acara tersebut adalah parodi sebuah negara lengkap dengan tokoh-tokoh politiknya. Pada acara tersebut, tampil presiden dan para tokoh-tokoh negara Republik Mimpi yang penampilan fisiknya dimirip-miripkan dengan tokoh Indonesia misalnya tokoh Habudi yang mirip dengan Pak Habibie. Acara ini adalah sebuah komedi segar diantara impitan acara sinetron yang semakin memuakkan, lain daripada yang lain.
Persoalannya adalah pak menteri kominfo beranggapan bahwa acara ini menyebabkan masyarakat tidak menghargai tokoh-tokoh negara. Image tokoh-tokoh negara akan luntur di mata masyarakat.
Kebetulan beberapa hari yang lalu, di berita metro ditayangkan seorang memakai topeng presiden George W Bush lalu berjalan di trotoar kota New York sambil mempersilahkan orang-orang menendang pantatnya sebagai protes akan kebijakan presidennya. Luar biasa hal tersebut dan tampaknya mustahil negara kita akan mencapai level tersebut, mengingat acara humor seperti News dot com saja, yang menurut saya masih santun dalam menyampaikan kritik-kritik sosial saja akan dibredel dengan alasan yang tidak masuk akal seperti image yang akan luntur.
Seorang pemimpin yang baik imagenya tidak akan luntur apapun “ejekan” dari orang lain dan kritik yang pedas dari kawan lebih baik daripada ciuman seorang munafik. Saya berharap bahwa para pemimpin negara ini supaya lebih dewasa menyikapi keadaan. Bedakan kritik yang membangun dari sampah-sampah omongan para politisi yang hanya berpikir mengenai keuntungan dia dan golongannya.

Maju terus Republik Mimpi! Hadirkan humor cerdas dan kritik yang membangun pada negeri ini.

powered by performancing firefox

Read Full Post »