Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Februari, 2007

My Firefox Extensions

My firefox extensions are :

  • Performancing (
  • Down Them All (download manager)
  • Flashgot (download manager, i pair it with D4X, Downloader for X)
  • Fasterfox (to optimize firefox performance)
  • Flashblock (i’m a “fakir bandwith” (netter with limited bandwith), so this extensions useful for block bandwith-eating flash movies — sometimes is an ad)
  • Ad Block Plus (to block annoying ads)
  • Session Manager (to back to previous firefox session after firefox failure/crash)
  • Download Embedded (to download embedded objects)
  • Video Downloader (to download video, need say more??)

powered by performancing firefox

Iklan

Read Full Post »

Ubuntu lagi…

Sambungan dari tulisan tempo hari, akhirnya harddisk yang penuh bisa diatur, file-file lama dibuang dan backup lagu-lagu yang menumpuk. Lumayan ada ruang sekitar 3,5 GB buat install si ubuntu yang sudah nunggu-nunggu diinstall.

Oya, ini juga lagi ada permintaan teman untuk membersihkan harddisknya yang kemasukan virus boot sector (katanya se-kosnya dia sudah nyerah). Lumayan buat percobaan instalasi ubuntu. Sukur-sukur virusnya ditimpa sama si GRUB.

Pertama yang dicoba adalah harddisknya si teman. Pasang hdd di pri master (punyaku sudah dicabut!) terus booting lewat cd. Langsung klik icon install, nunggu kira-kira 10 detik, instaler baru ubuntu (ubiquity) muncul di layar.
Step 1 Konfigurasi Bahasa, pilih Inggris (English). Pilihan bahasa Indonesia juga ada
Step 2 Konfigurasi Zona Waktu, pilih Jakarta
Step 3 Layout Keyboard, pilih US English
Step 4 Konfigurasi User Name + Password
Step 5 Set Harrdisk, di pilihan ini hddnya dipasrahin di acak-acak jd langsung dipilih
Erase entire HDD, pilihan kedua (manual partition) dibahas dibawah.
Step 6 Install, mulai instalasi di hdd

Instalasi ubuntu kira-kira makan waktu 15 menit. Setelah instalasi, komputer akan reboot. Waktu reboot, muncul boot loader (GRUB) pilihan Ubuntu, Ubuntu safe mode dan memory test. Pilih yang default (yang paling atas). Proses booting ubuntu setelah instalasi ke hdd cukup cepat, kira-kira 45 detik.

Instalasi ubuntu yang kedua di hdd yang sudah ada isinya (dan penting!!). Proses
instalasi ternyata sedikit tricky. Mungkin karena ada bug di ubiquity, pada step 5, jika
dipilih manual partition, installer akan berhenti bekerja setelah proses deteksi hdd.
Hal ini sudah dicoba beberapa kali dengan hasil yang sama. Setelah gogling, pemecahannya pada deteksi dma hdd. Untuk itu waktu boot, tekan F6 lalu ketikkan

boot : live ide=nodma

Pada proses instalasi dicoba pada mode root, password diberikan pada root caranya pada terminal diketikkan

$sudo passwd
Enter password:
Retype password:

Pindah ke mode konsol dengan kombinasi CTRL-ALT-F1. Login sebagai root kemudian
kembali ke mode grafis (dengan startx) lalu install seperti biasa.

Update : Ketika HDD mau dikembalikan, linuxnya dihapus lalu buat partisi di fdisk
ternyata virii yang mengganggu sudah lewat alias ilang.

powered by performancing firefox

Read Full Post »

Ubuntu 6.06

Hari Sabtu (26/8) ada kiriman paket Ubuntu 6.06 LTS (Dapper Drake) dari Belanda (Canonical co.). Baru ingat 6 minggu yang lalu (bulan Juli) aku iseng bikin request cd di shipit. Iseng aja soalnya waktu itu versi ubuntu terbaru (6.06 LTS) baru dirilis. Setelah membayar pak pos Rp. 6000 (katanya untuk biaya repackage), aku membuka paket. Paketnya berisi 10 CD Instalasi dan 12 stiker Ubuntu.

Langsung aja komputer dinyalakan dan cd ubuntu masuk ke cd drive. Beda dengan versi sebelumnya (hoary dan breezy), live cd dan cd instalasi ubuntu 6.06 disatukan dalam satu cd. Setelah menunggu proses booting live cd yang tidak terlalu lama (1.5 menit, maklum live cd), desktop gnome 2.14 yang apik langsung terpampang di monitor.
Ada dua ikon di desktop yaitu Example dan Install.
Ikon Example menuju ke direktori example yang berisi sekilas mengenai Ubuntu. Di direktori itu ada klip film (dalam format ogg) wawancara Nelson Mandela tentang arti kata ubuntu (bahasa afrika yang dalam bahasa inggris berarti Humanity toward others). Selain itu, juga ada file-file contoh dari ubuntu dalam banyak format (doc,rtf,xls,odt,etc) yang semuanya dapat dibuka dengan aplikasi standar ubuntu. Ketika dicoba menjalankan aplikasi lain (open office, firefox, etc), aplikasi tersebut
dijalankan dengan cepat (untuk standar live cd).

Sayang di harddisk sudah ada fedora core 4 yang sudah ditune abis-abisan untuk ujian bulan oktober, kalau nggak ubuntu ini sudah terinstall di komputer pagi itu.
Setelah coba dengan komputer, saatnya coba ubuntu dengan laptop (ibm thinkpad r51e). Proses booting berjalan lancar seperti di komputer. Setelah dekstop gnome keluar di layar, terlihat bedanya dengan di komputer. Di sebelah kiri jam ada applet gnome-power-manager yang fungsinya untuk mengatur power (power management) pada laptop. Pada applet itu juga ada opsi untuk menambah kecerahan display laptop (ini nggak ada di fedora core 5 yang ada di laptop, mungkin gnome-power-
manager versi baru). Aplikasi-aplikasi lain juga diluncurkan dengan cepat.

Ubuntu 6.06 rupanya sudah siap untuk aplikasi desktop pada komputer dan laptop.

note : Aslinya dari Friendster Blog September 2006

powered by performancing firefox

Read Full Post »

Gmail

Akhirnya penyedia webmail Google membuka pendaftaran account gmail. Selama ini bagi yang ingin mempunyai alamat account di gmail harus meminta undangan (invitation) dari rekan/teman yang sudah punya. Cara lainnya adalah mendaftarkan nomor ponselnya supaya mendapat activation code (sayangnya hanya mendukung Simpati dan Telkomsel CMIIW)

Cepat daftar di sini dan nikmati layanan POP3 dan ruang penyimpanan email super gedhe (2,8 GB!)

powered by performancing firefox

Read Full Post »

Petualangan Bersama Linux

Perjumpaan pertama dengan OS berlogo pinguin ini pada akhir tahun 2001. Awalnya ingin belajar jaringan komputer trus ikut klub Comnet (yang waktu itu baru didirikan), Community of Networking, yang dimotori oleh Mas Mellino dkk. Di klub ini aku diajari menginstall linux Redhat 6.0 (hedwig) yang instalasinya belum semudah sekarang, serba klak-klik seperti Windows XP (yah..tidak sepenuhnya sama). Waktu itu installer berbasis teks dan ncurses (text user interface).

OS linux pertama yang dicoba adalah dari distro RedHat 6.0 Hedwig. Dapat cd nya dari buku Tip Sistem Operasi Redhat Linux karangan George M Doss (beli di Gunung Agung Semarang Rp.60.000 soalnya di Salatiga belum ada rental cd yang menyewakan OS Linux).

Sampai di rumah (dari smg) jam 8 malam langsung coba instal. Pengalaman tentang linux masih nol besar. Di komputer cuma ada windows 98, game dan lagu-lagu. Partisi diutak-utik dengan Partition Magic v5 soalnya belum pengalaman pakai fdisk, takut data-data di komputer lenyap. Setelah partisi dibuat (linux native ext2 dan swap), proses instalasi linux perdana dimulai. Agak deg-degan mulainya soalnya takut data-data penting kuliah lenyap hehehehe. Ternyata lumayan mudah, setiap
langkah ada help nya. Mulai dari pemilihan bahasa (gak ada bahasa Indonesia cing…), pemilihan keyboard (masih mudah pilih aja us), pemilihan partisi (masih pede karena sudah dibuat di partition magic) sampe pemilihan paket program (pilih  workstation gnome). Trus nunggu kira-kira 25-30 menit untuk pengopian paket.

Setelah pengopian paket selesai, xwindow dikonfigurasi, nah ini masalahnya. Kartu grafisku nggak ada di pilihan kartu yang sudah didukung. Terpaksa ilmu trial and error diaktifkan. Sempat puyeng juga konfigurasi yang satu ini. Apa itu RAMDAC dan Clockchip Frequency? Di manual kartu grafis nggak ada kedua istilah itu. Terpaksa nggak diisi apa-apa soalnya nggak tau harus diisi apa. Setelah itu konfigurasi LILO. Nggak masalah karena sudah otomatis lalu reboot. Waktu reboot, muncul
prompt lilo. Setelah memasukkan kata linux, proses boot linux dimulai. Kebingungan muncul pas layar login keluar. Usernamenya apa??? Perasaan waktu instalasi nggak ditanya username, cuma password. Sempat coba-coba dan selalu gagal login :(. Lalu mikir “wah instalasinya salah nih! Install lagi ahhh.” Lalu install lagi. Waktu install semua opsi dicatet di buku biar nggak kelewat. Setelah proses instalasi paket 30 menit lalu ditanya password root. Trus booting dengan linux. Waktu ditanya di layar login dicoba user root trus password. Voila! Layar desktop gnome muncul di layar. Wah seneng bukan main kerja keras berhasil. Trus liat jam, alamak jam 3.30 pagi. Mana besok kuliah pagi jam 9.

Yah, mulailah petualangan bersama linux. Mengenalkan linux ke adik-adik angkatan juga salah satu kerepotan sekaligus menyenangkan. Repot karena pernah menggotong cpu dari rumah buat demo linux (salah satunya demo linux dapat menjalankan game Quake 3 dengan mulus), senang karena dapat ikut menyebarkan OS linux di kampus.

powered by performancing firefox

Read Full Post »

Enaknya Nge-Blog

Blog menyajikan kebebasan bermedia, ketika akses kita atas media ‘arus utama’ (suratkabar, radio, televisi, dll.) sangat terbatas.

Tak ada penyunting yang menggunting..
Tak ada penyiar yang menyensor..
Yang ada hanya blogger dan pembaca blognya. 🙂

“Selamat Nge-blog!”

dari gbt.blogspot.com

powered by performancing firefox

Read Full Post »

Aplikasi Favorit

Aplikasi favorit di Linux :

Dengar musik : XMMS
Nonton film : Totem-Xine (+win32 codecs)
Browsing : Firefox (masih 1.5.0.7)
Ngetik : OpenOffice.org writer
Text edit : leafpad, gedit, nano, mc
Mail : Thunderbird
FTP : gftp
Main game : NeoRageX (pakai wine), Zsnes (under Linux)
Instant Messenger : GAIM
Download Manager : Downloader for X (D4X)
Nge-rip CD Audio : Sound Juicer
Edit musik, rekam musik : audacity
Bakar CD : K3B
Edit gambar : The Gimp
Buka dokumen : evince (pdf), gnochm (chm)

Linuxnya pake Fedora Core 5 (GNOME)

powered by performancing firefox

Read Full Post »

Older Posts »